JAMBIPRIMA.COM, SUNGAIPENUH - Guna melakukan upaya pencegahan penyebaran wabah Virus Corona (Covid19), Pemerintah Desa Sungai Jernih Kecamatan Pondok Tinggi mengelar kegiatan Sosialisasi sekaligus pembagian sabun Hanssanitizer dan penyemprotan Dinspektan secara serentak, Sabtu (24/7/2021).
Kegiatan yang dihadiri langsung Camat Pondok Tinggi dan melibatkan Babinkamtibmas, Babinsa, Tokoh masyarakat, PKK dan Karang Taruna Fajar dan peserta KKN dari STKIP Muhammadiyah dan IAIN Kerinci disambut warga dengan baik.
Kepala Desa DPT. Rudi Hartono dalam sambutannya menyebutkan bahwa, pada tahun ini pihaknya bersama BPD telah menganggarkan 8 persen dari Dana Desa tahun 2021. Menurutnya jika anggaran tidak cukup untuk pencegahan dan penanganan Covid19 di Desa Sungai Jernih, pihaknya siap menambah melalui perubahan.
“Kita gencarkan sosialisasi dan upaya pencegahan dengan melibatkan Babinkamtibmas, Babinsa, Tokoh masyarakat dan pemuda. Harapan kita masyarakat sadar dan selalu mematuhi prokes dari pemerintah, guna memutuskan mata rantai Covid19. Kegiatan Penyemprotan dan pembagian sabun dan handsanitizer kita gunakan dari DD tahun ini sebesar 8 persen, jika kurang bisa ditambahkan,” Harap Kades.
Sementara Camat Pondok Tinggi, Agusti Irawan, SE mengapresiasi gerak cepat dari Pemdes Sungai Jernih dalam upaya pencegahan penyebaran wabah Covid19 dengan kegiatan Sosialisasi prokes dan Vaksinasi, Penyemprotan dan pembagian sabun dan hennsanitizer untuk dimamfaat masyarakat.
“Terima Kasih, untuk pembagian hanssanitizer ke masyarakat tahun ini Sungai Jernih yang cepat melaksanakan, semoga disusul semua desa dan kelurahan dalam wilayah Pondok Tinggi. Kita berharap masyarakat menyambut baik kegiatan ini dan bisa berkelanjutan kedepannya, karena dari informasi yang kami peroleh, peningkatan pasien bahkan yang meninggal dunia pun sudah semakin banyak diwilayah kita,” Kata Camat dalam sambutannya.
Untuk diketahui bahwa pada saat ini Kota Sungai Penuh kini berada di zona Oranye atau zona resiko sedang penularan Covid 19 di Provinsi Jambi. Namum sewaktu jika terjadi penambahan jumlah pasien terpapar dan meninggal dunia, hal itu tentu bisa meningkat ke Zona Merah, Hal ini diungkapkan juru bicara satgas Covid 19 Provinsi Jambi, Johansyah kepada awak media beberapa waktu lalu. (mko)
PTP Nusantara VI Berikan Bantuan Beras 18,5 Ton Kepada Masyarakat di Wilayah Kerja PTPN VI
Kapolsek Tabir : Tim Satgas Covid 19 Jangan Lengah Berikan Imbauan
Meski Hujan Deras, Kapolres Muaro Jambi Pimpin Patroli Bersama dan Bagikan Sembako
Perbal Tampung, Anak SAD Resmi Ikuti Pendidikan di SPN Polda Jambi
PMI dan Dinas Pendidikan Sarolangun, Lakukan Penyemprotan ke Sekolah-Sekolah
JOIN DPD Kabupaten Bungo Kembali Berbagi Sembako Kepada Warga Terdampak Covid 19