JAMBIONE.COM, JAMBI-Jambi memasuki musim hujan, banjir genangan menghantui sejumlah masyarakat di Kota Jambi. Tak hanya warga perumahan yang khawatir banjir karena derasnya hujan, namun juga warga bantaran sungai yang khawatir dengan luapan Sungai Batanghari.
Kini debit Sungai Batanghari terus naik, kemarin (5/4) ketinggiannya berada pada angka 12.90 meter, naik 10 cm dari sehari sebelumnya.
"Sehari sebelumnya 12.80 meter, kini (kemarin, red) 12.90 meter," kata Syahruddin, penjaga Pintu Air kawasan Ancol Kota Jambi, kemarin (5/4).
Syahruddin menyebutkan, debit Sungai Batanghari diprediksi akan terus naik, mengingat hujan masih sering terjadi di daerah hulu Sungai Batanghari.
"Kalau hujan di Kota Jambi, tidak berpengaruh terhadap debit sungai Batanghari, tapi kalau di hulu hujan baru berdampak pada Sungai Batanghari di Kota Jambi," imbuhnya.
"Dengan ketinggian debit Sungai Batanghari 12.90 meter ini, Kota Jambi dalam kategori waspada," tambahnya.
Feriadi Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi mengatakan, meski terus naik, debit sungai Batanghari masih normal. Jika masuk pada ketinggian 13,80 meter, maka masuk kategori siaga IV. Dan jika sudah masuk 14.00 meter maka akan dilakukan apel siaga dan mulai menggerakkan seluruh komponen.
“Kita ada beberapa status terkait banjir, diantaranya waspada, siaga hingga tanggap darurat,” katanya.
Di Kota Jambi kata Terjadi, ada 6 Kecamatan yang rawan banjir, yakni Kecamatan Pelayangan, Danau Teluk, Telanaipura, Jambi Timur, Pasar dan Danau Sipin. Sementara untuk banjir dadakan sudah dipetakan ada 9 titik.
“Seandainya hujan 1,5 jam atau 2 jam. Kita sudah punya peta titik-titik mana saja yang banjir genangan. Sudah bisa kita hitung,” imbuhnya.
Ia meminta kepada camat dan lurah untuk menginformasikan kepada masyarakat. Jika hujan deras 1,5 jam hingga 2 jam, wilayah-wilayah yang biasa tergenang akan siap siaga.
"Karena itu sudah bisa diprediksi. Alirannya sudah bisa kita tunggu. Makanya langsung diinformasikan supaya masyarakat bisa menyelamatkan barang-barangnya," ujarnya.
Feriadi meminta agar semua warga Kota Jambi tetap waspada dengan kondisi cuaca saat ini, tidak hanya banjir saja yang diwaspadai, namun angin puting beliung, pohon tumbang dan tanah longsor juga.
Ia mengaku, pihaknya sudah siaga mengantisipasi bencana di Kota Jambi. Sarana dan prasaran juga sudah disiapkan.
“Koordinasi kita bagus, karena Sar, Tagana, Kodim, pusatnya di Kota Jambi. Titik banjir sudah kita antisipasi,” pungkasnya. (ali)