Dishub Minta Terminal Tipe B Diaktifkan Kembali

Fasha : Banyak Terminal Bayangan di Kota Jambi

Kamis, 05 Maret 2020 - 07:24:33 WIB - Dibaca: 1590 kali

BANDEL : Terminal bayangan di Simpang Kawat masih terus beroperasi dan akan segera ditertibkan kembali oleh Pemkot Jambi.
BANDEL : Terminal bayangan di Simpang Kawat masih terus beroperasi dan akan segera ditertibkan kembali oleh Pemkot Jambi. (Ali Ahmadi/Jambione.com)

Jambione.com, JAMBI- Meskipun sudah seringkali ditertibkan, namun saat ini masih banyak angkutan penumpang yang mangkal di beberapa titik dalam Kota Jambi. Biasanya Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) setiap harinya mangkal di kawasan WTC Kota Jambi dan Simpang Kawat Kota.

 emandangan tersebut terjadi dan terus saja berulang. Hal itu karena memang penertiban itu dilakukan tanpa solusi. Para pemilik angkutan tidak disediakan tempat selayaknya. Terminal tipe B (Sijenjang dan Terminal Angkutan Desa Pal 10) tidak berfungsi.

Walikota Jambi Syarif Fasha mengatakan bahwa Dinas Perhubungan Kota Jambi harus menertibkan terminal bayangan tersebut. 

"Saya ingatkan masih banyak terminal bayangan di Kota Jambi ini. Itu adalah pekerjaan rumah dinas perhubungan," kata Fasha. 

Menurutnya, pihaknya banyak mendapat laporan perihal tersebut baik melalui kotak pengaduan maupun melalui media sosial. 

Sementara itu, menanggapi hak itu Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi Shaleh Ridho mengatakan bahwa dirinya berharap agar Terminal Tipe B Sijenjang dan Terminal Angkutan Desa di Pal 10 segera diaktifkan. 

"Kami berharap kepada pemerintah Provinsi, dalam hal ini Dinas Perhubungan Provinsi untuk mengakfifkan kembali fungsi terminal tersebut," katanya. 

Kata Shaleh, hal itu agar angkutan-angkutan dari luar kota dan angkutan dari wilayah perbatasan ini tidak lagi masuk ke dalam kota. 

"Ini juga kehendak dari supir-supir angkutan supaya ada konektivitas. Selain itu juga ada ketertiban di tempat dimana mereka (angkutan,red) biasa mangkal," katanya. 

Kata Shaleh, sekarang aset kedua terminal tersebut di alihkan ke provinsi. 

"Segera pemerintah provinsi mengaktifkan terminal ini. Karena sudah cukup lama. Sudah tiga tahun lebih setelah diserahkan tidak berfungsi sama sekali," pungkasnya. (ali)





BERITA BERIKUTNYA