MUARASABAK - Kebakaran hebat terjadi Parit Apam, Kelurahan Nipah Panjang 1, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Selasa (23/7), sekitar pukul 10.00 WIB. Sebanyak 16 rumah ludes terbakar dalam musibah tersebut. Empat lainnya terpaksa dirobohkan agar api tidak merembet. Akibat kejadian itu, 81 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Camat Nipah Panjang, Helmi Agustinus mengatakan pihaknya sudah mendata korban kebakaran. Dari hasil pendataan, 16 rumah diantaranya terbakar habis dan empat rumah lainnya terpaksa dirobohkan untuk menghindari api menyebar. Total penghuni rumah terdampak kebakaran itu sebanyak 81 jiwa.
Helmi mengatakan, sementara ini dugaan sementara sumber api berasal dari salah satu bangsal ikan di rumah warga. Namun, untuk memastikannya, dia minta menunggu hasil penyelidikan kepolisian. ‘’ Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Tapi dari berbagai informasi di lapangan menyebutkan api berasal dari salah satu bangsal ikan rumah warga ,” katanya.
Helmi memastikan, para korban sudah diungsikan ke dua posko sementara (rumah warga). Selain itu sebagian korban juga diungsikan ke sanak famili terdekat mereka. "Untuk korban jiwa sejauh ini tidak ada. Total kerugian belum diketahui secara pasti," tambahnya.
Lebih lanjut Helmi mengatakan, para pengungsi sangat membutuhkan bantuan seperti selimut, pakaian dan juga sumber makanan. Sementara ini bantuan baru dari masyarakat sekitar. ‘’ Kita sudah berkoordinasi dengan Kabupaten untuk bantuan,’’ ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Nipah Panjang Iptu Viktor Hamonagan Tamba mengatakan, penyebab dan sumber api kebakaran masih dalam penyelidikan pihak Polres Tanjab Timur.
"Kerugian belum bisa ditaksir. Selain rumah, dalam kejadian tersebut juga terdapat tiga unit Pompong Nelayan dan Empat sepeda motor terbakar," pungkasnya.
Pantauan di lapangan, kejadian kebakaran itu berlangsung sangat cepat. Awalnya api terlihat dari salah satu bangsal. Api lalu cepat membesar dan merembet ke rumah lainnya. Cuaca yang cerah sedikit berangin dan bangunan rumah di lokasi yang terbuat dari papan membuat api cepat menyebar dan sulit di padam.
Kejadian itu membuat warga Parit Apam panik menyelamatkan isi rumah masing masing. Mereka berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, kobaran api terus membesar disrtai asap hitam pekat membumbung ke udara. Untuk mencegah api terus meluas, warga terpaksa merobohkan empat rumah di sekitar lokasi kebakaran.
Bupati Tanjab Timur Romi Hariyanto terlihat sudah turun lansung meninjau lokasi kebakaran. Selain menangankan warga, Romi juga mengisntruksikan dinas terkait segera menyalurkan bantuan untuk para korban. ‘’ Saya juga sudah instruksikan camat dinas terkait melakukan pendataan para korban dan apa yang dibutuhkan para korban,’’ pungkasnya. (zal)