Ernawati Resmi Pimpin ISMI Jambi, Siap Perkuat Pengabdian untuk Masyarakat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:22:45 WIB - Dibaca: 81 kali

Ernawati menandatangani dokumen usai pelantikan Pengurus Wilayah ISMI Provinsi Jambi periode 2026–2030.
Ernawati menandatangani dokumen usai pelantikan Pengurus Wilayah ISMI Provinsi Jambi periode 2026–2030. (Diskominfo Provinsi Jambi)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Hj. Ernawati, S.Ag., M.Pd resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Provinsi Jambi periode 2026–2030 dalam acara pelantikan yang berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jumat (19/6/2026) malam.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PB ISMI Nizhamul, SE, MM dan disaksikan sejumlah tokoh nasional maupun daerah, di antaranya Sekjen PB ISMI Dr. Yanhar Jamaludin, M.AP, Ketua Dewan Pembina PB ISMI Dr. H. Rahmat Shah, Ketua Dewan Penasehat PB ISMI Dr. Ir. H. Tengku Ery Nuradi, M.Si, Ketua LAM Provinsi Jambi Hasan Basri Agus, Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, SE, Wali Kota Jambi Maulana, anggota DPRD Provinsi Jambi, serta berbagai unsur organisasi masyarakat.

Dalam sambutannya, Ernawati menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi yang menghimpun para sarjana Melayu tersebut.

“Atas nama pribadi dan seluruh pengurus, saya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan untuk mengemban amanah organisasi. Amanah ini akan kami jalankan, insyaAllah, dengan tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat pengabdian,” ujarnya.

Ernawati juga menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Jambi serta berbagai pihak yang selama ini mendukung perkembangan ISMI di Provinsi Jambi. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi modal penting bagi organisasi untuk terus berkontribusi bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, pelantikan kali ini mengusung tema “Berilmu, Beradat, Membangun Peradaban”. Tema tersebut, kata Ernawati, menjadi penegasan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada kecerdasan intelektual, tetapi juga harus berlandaskan nilai-nilai budaya dan akhlak yang kuat.

“Tema ini menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya bergantung pada kecerdasan intelektual tetapi juga pada kekuatan akhlak, budaya, dan jati diri masyarakat Melayu. Sarjana Melayu hadir dengan ilmu dan adat untuk kemajuan bangsa,” tegasnya. (Rhm)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA