JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Komitmen memberikan layanan pendidikan yang adil dan inklusif terus ditunjukkan MTsN 4 Bungo. Madrasah tersebut menggelar Ujian Susulan Sumatif Akhir Tahun (SAT) berbasis Android bagi sejumlah siswa yang sebelumnya tidak dapat mengikuti ujian utama karena alasan kesehatan.
Pelaksanaan ujian susulan yang berlangsung pada 11 Juni 2026 itu menjadi bagian dari upaya madrasah memastikan seluruh peserta didik memperoleh kesempatan yang sama dalam menyelesaikan proses penilaian akhir tahun. Langkah tersebut juga mencerminkan pendekatan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memperhatikan kondisi dan kebutuhan peserta didik.
Di tengah penerapan sistem ujian berbasis digital yang kini semakin umum digunakan di lingkungan pendidikan, kehadiran ujian susulan menjadi solusi bagi siswa yang mengalami kendala saat pelaksanaan ujian reguler. Dengan demikian, mereka tetap dapat mengikuti seluruh rangkaian evaluasi pembelajaran tanpa kehilangan hak untuk memperoleh nilai sesuai kemampuan yang dimiliki.
Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan lancar dengan pengawasan panitia serta guru yang telah ditunjuk. Para peserta mengerjakan mata pelajaran yang sebelumnya belum sempat mereka ikuti pada jadwal utama.
Kepala MTsN 4 Bungo, Ahmad Syarif, S.Pd.I., mengatakan bahwa ujian susulan diberikan kepada peserta didik yang memiliki alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, khususnya karena sakit. Kebijakan tersebut dilakukan agar tidak ada siswa yang dirugikan akibat kondisi yang berada di luar kendali mereka.
Menurutnya, pendidikan harus mampu memberikan ruang yang sama bagi setiap peserta didik untuk berkembang dan menunjukkan hasil belajar mereka. Oleh karena itu, madrasah berupaya menghadirkan sistem yang tetap mengedepankan aspek keadilan dalam proses penilaian.
Para siswa yang mengikuti ujian susulan terlihat mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyelesaikan kewajiban akademik yang sempat tertunda akibat kondisi kesehatan.
Pelaksanaan ujian berbasis Android juga dinilai membantu proses penilaian menjadi lebih efektif dan efisien. Selain mempermudah pengelolaan ujian, sistem digital memungkinkan peserta didik mengerjakan soal dengan lebih fleksibel sesuai prosedur yang telah ditetapkan madrasah.
Melalui penyelenggaraan ujian susulan ini, MTsN 4 Bungo menegaskan bahwa setiap peserta didik memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan. Kebijakan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan lingkungan belajar yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada keberhasilan seluruh siswa.
"Madrasah berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang adil kepada seluruh siswa. Ujian susulan ini menjadi solusi bagi peserta didik yang berhalangan hadir saat ujian utama karena kondisi kesehatan," ujar Ahmad Syarif. (Sab)
Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Pelepat Ilir Ajak Warga Ikut Gerak Jalan Santai
Bhabinkamtibmas Polsek Pelepat Ilir Fasilitasi Mediasi Dugaan Kasus Pelecehan, Berakhir Damai
Dinas Ketahanan Pangan Bungo Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Stabilkan Harga
Rute Penerbangan Muara Bungo–Jakarta Kembali Dibuka, Mulai Beroperasi 15 Juni 2026
MAN 1 Bungo Raih Juara II LKBB Tingkat Provinsi Jambi, Harumkan Nama Daerah
Bahas PEKSIMIDA 2026, Rektor UI Tebo Dorong Kolaborasi Antarperguruan Tinggi