JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Setelah dilakukan pencarian intensif selama dua hari, korban tenggelam di Sungai Batanghari, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, akhirnya berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (24/5/2026).
Korban diketahui bernama Ali (44), warga Dusun Rimbun Sari, Desa Sungai Rambai, Kecamatan Tebo Ulu. Sebelumnya korban dilaporkan tenggelam pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di perairan Sungai Batanghari, tepatnya di dekat penyeberangan Desa Triti, Kecamatan Sumay.
Proses pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Bungo, TRC BPBD Kabupaten Tebo, TNI, Polri, serta dibantu masyarakat setempat. Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet dan peralatan SAR lainnya.
Kepala BPBD Kabupaten Tebo, Joko Ardiawan, mengatakan berdasarkan laporan tim SAR gabungan, korban berhasil ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB.
“Korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim gabungan BPBD, Basarnas, TNI-Polri serta masyarakat yang ikut membantu proses pencarian,” ujar Joko saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Ia menjelaskan, lokasi ditemukannya korban berjarak sekitar 200 meter dari titik awal korban dilaporkan tenggelam. Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi ke daratan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Menurut Joko, sejak hari pertama pencarian, tim gabungan terus berupaya maksimal melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.
Suasana haru menyelimuti proses evakuasi korban. Pihak keluarga yang sejak awal menunggu proses pencarian tampak terpukul atas musibah tersebut. Meski demikian, keluarga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tim gabungan dan masyarakat yang telah membantu melakukan pencarian hingga korban ditemukan.
“Pihak keluarga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim gabungan BPBD, Basarnas, TNI-Polri dan masyarakat yang sudah berupaya membantu pencarian korban,” tambah Joko.
Peristiwa tenggelamnya Ali menjadi perhatian warga sekitar karena lokasi kejadian merupakan salah satu titik penyeberangan masyarakat di aliran Sungai Batanghari. Warga diimbau untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama saat kondisi arus sedang deras dan cuaca kurang bersahabat. (DVD)
PM-AAS Diluncurkan, DPD Tani Merdeka Indonesia Tebo Siap Kawal Swasembada Pangan
18 Unit Dompeng PETI di Kawasan PT Tebo Indah Berhenti Beroperasi Usai Ditertibkan Polisi
Wabup Tebo: Pembina Pramuka Berkualitas Kunci Lahirnya Generasi Berkarakter
Wabup Nazar Efendi Resmi Buka Gerakan Pangan Murah di Tebo, Tekan Inflasi dan Stabilkan Harga
Bupati Muaro Jambi Terpilih Ikuti KPPD Lemhannas, Asah Kepemimpinan dan Tata Kelola Daerah
Bocah 7 Tahun yang Tenggelam di Sungai Batanghari Ditemukan Meninggal Dunia