JAMBIPRIMA.COM, SAROLANGUN - Sepekan jelang peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, para penjual bendera Merah Putih dan aksesoris lainnya seperti umbul-umbul, mengeluhkan sepi pembeli menjelang peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustusan di masa pandemi Covid-19 tahun ini di Kabupaten Sarolangun.
Menurut Warga Bandung, Garut Jajang dedy Aradea (51), yang sedang menjual bendera merah putih merasakan dampaknya. Untuk tahun ini pembeli cuma di kalangan perkantoran, karena sekolah tidak buka.
"Saya menjual bendera, sangat sepi, bendera yang saya jual dengan harga bermacam-macam, ada 20 ribu ada juga 15.000, ada juga sampai 400.000," ungkapnya.
Tujuh macam bendera yang ia jual, untuk yaitu umbul umbul bandir, bekron, bendera Unyil, Bendera merah putih, terus untuk bendera digagang. Kemudian untuk pendapatan masih minim.
"Dak tertentu kadang kadang dapat Rp. 20.000 kadang kadang ada Rp.30.000 paling besar 1.000.000, dapat gitu kalau lagi bagus seperti tahun tahun kemarin sekarang tidak pernah lagi," ungkapnya (NS)
Cek Kesiapan dan Pencegahan Karhutla, Kapolres Muaro Jambi Sambangi PT BBB
Wako Ahmadi Usulkan Alat Tes Swab Untuk Kota Sungai Penuh - Kerinci Kepada Gubernur Jambi
Pelaku Pembunuhan PLT Kepala BPBD Merangin Buat Alasan Mengada-Ngada
Kapolres Muaro Jambi Harap Perusahaan Siapkan Ruang Isolasi dan Pastikan Stok Oksigen Aman