JAMBIPRIMA COM, SUNGAIPENUH - Pemerintah Kota Sungai Penuh, minta Tenaga Kesehatan di RS H Bakri Sungai Penuh, layani pasien Isolasi dengan baik.
Hal tersebut disampaikan Walikota Sungai Penuh, pada Kamis (29/7) bersama Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto, saat meninjau fasilitas isolasi sementara Covid 19 Rumah Sakit H. Bakri Sungai Penuh.
Pada kesempatan tersebut Wako Ahmadi bersama Ketua DPRD Provinsi, berkeliling mengecek kondisi rumah sakit dan berdialog bersama direktur dan manajemen RS H. Bakri terkait kesiapan RS Bakri dalam menerima pasien yang terpapar Covid-19.
Dihadapan direktur rumah sakit H. Bakri, Wako Ahmadi meminta agar setiap pasien Covid 19 yang masuk harus terlayani.
"Kita tidak mau ada yang tidak terlayani," ujar Wako Ahmadi.
Bahkan Wako Ahmadi meminta agar Puskesmas rawat inap juga harus disiagakan sebagai alternatif lokasi isolasi pasien Covid-19 manakala kasus terkonfirmasi terus bertambah.
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Edi Purwanto menyarankan agar RS H Bakri diusulkan sebagai RS rujukan Covid 19 untuk wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci agar segala fasilitas bisa tersedia lebih lengkap.
Direktur RS H Bakri , dr Yuliani, mengatakan, saat ini RS H. Bakri hanya bisa menerima pasien Covid 19 dengan gejala ringan karena fasilitas yang tersedia belum memadai.
RS H Bakri memiliki kapasitas sekitar 50 tempat tidur bagi pasien Covid 19 untuk isolasi sementara. (Bdi)
Tokoh Pemuda Mensango Minta DPRD Cek Pekerjaan Ruas Jalan Mensango Sumber Agung Senilai 11 M
Kapolres Muaro Jambi Silaturahmi ke Pondok Pesantren Al Faqih Desa Kasang Pudak Kumpe Ulu
Hearing terkait COVID-19, DPRD Sungai Penuh Minta Tim Satgas Pro Aktif
SPBU di Tebing Tinggi Tebo Terbakar, Kadis Damkar: Sekarang sudah padam