Idris: CE adalah figur pemimpin idaman umat

Pentolan Tim Cyber Fasha Merapat ke Cek Endra

Kamis, 27 Agustus 2020 - 23:25:14 WIB - Dibaca: 2418 kali

()

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI - M. Idris Siregar, aktivis yang kerap menyoroti kasus- kasus korupsi di Provinsi Jambi. Dia adalah warga Kota Jambi yang aktiv didunia maya. Sejak awal, kiblat politiknya berada dibarisan Syarif Fasha. Idris juga getol menyosialisasikan Wali Kota Jambi ini, siang malam 24 jam penuh.

Seperti laiknya perisai. Ia menangkis segala serangan berbau negatif yang acapkali menikam Fasha. Sebaliknya, ia kerap mengkritik tajam, sehingga membuat lawan politik Fasha pusing tujuh keliling. Gara-gara cuitannya itu pula, Idris sempat terlibat adu fisik dengan sesama koleganya, Yuninanto, setahun silam.

Dilangsir dari jambilink.com, bermula ketika Yuninanto mengkritik Fasha. Bak seorang perisai, Idris tampil sebagai pembela. Saling serang di dunia maya itu berbuntut panjang. Keduanya terlibat bentrok di dunia nyata. Idris terpaksa ditahan beberapa bulan di Mapolda Jambi.

Selepas bebas, Idris kembali ke aktivitasnya. Ketertarikannya kepada politik mendorongnya kembali bergeliat di Pilgub Jambi. Seiring gagalnya Fasha melaju ke Pilgub Jambi karena tak memperoleh dukungan partai, Idris beralih ke tuan baru.

Ia kini merapat ke barisan Cek Endra. Menyatakan dukungan, Idris datang langsung ke kediaman Cek Endra, malam-malam. Ia berdiskusi hingga dini hari.

Secara terbuka, Idris mempertegas sikap politiknya.

“ Saya sudah meneliti cukup dalam, dari semua kandidat yang ada. Saya merasa punya kecocokan dengan Cek Endra. Visi- misinya untuk membangun Jambi jelas. CE adalah figur pemimpin idaman umat, Saleh. Menjaga sholat lima waktu berjamaah. Pemimpin yang peduli dengan agamanya. Disayangi ulama,” jelas Idris.

Menurutnya, Cek Endra adalah sosok yang bijaksana, dalam segala hal. Ia punya prinsip kedamaian, yang menuntunnya menggapai sukses.

“ Ia sosok yang tak peduli duri-duri dalam merealisasikan amanat rakyat. Duri – duri itu menjadikannya sahabat. Sebagai alat koreksi setiap peristiwa yang menghampirinya,” kata Idris.

Idris merasakan betul, sosok Cek Endra yang tak punya sifat pendendam. Satu kali, kata Idris, ia pernah mengkritik Cek Endra, tajam. Hingga menembus ulu hati.

“ Tapi, saya justru mendapatkan senyuman dari sosok Cek Endra. Ia tak marah. Tetap menganggapnya sahabat. Itulah sebabnya beliau dihargai dan diterima di kalangan manapun. Pada dasarnya tidak banyak orang memahami karakter beliau, akan tetapi bagi setiap orang yang pernah menaruh senyuman dan berjabat tangan bersamanya, pasti memahami karakternya. Beliau orang baik,” jelasnya.

Idris punya sejumlah akun FB untuk menyosialisasikan Cek Endra. Ia misalnya, mengelola akun Jambi Maju, yang berisi tentang giat-giat Cek Endra. Ia berharap Cek Endra sukses menuju Jambi 1 dan mewujudkan impian warga Jambi. (*)

Sumber: jambilink.com




BERITA BERIKUTNYA