RSUD Abdurrahman Sayoeti Targetkan Terakreditasi Tahun Ini

Sabtu, 07 Maret 2020 - 08:20:51 WIB - Dibaca: 1517 kali

(Ali Ahmadi/Jambione.com)

Jambione.com, JAMBI–Tahun 2020 ini, pihak RSUD Abdurrahman Sayoeti yang berada di Kelurahan Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk, terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan kepada pengunjung maupun masyarkat sekitar.

Tak hanya memenuhi porsi infrastruktur. Diketahui, tahun ini pihak RSUD Abdurraman Sayoeti juga tengah mengejar akreditasi. Sebab, sejak dialihkannya fungsi Puskesmas Perawatan menjadi RSUD, hingga kini belum memiliki akreditasi.

Tentunya, dengan tidak adanya akreditasi ini berdampak terhadap pelayanan rumah sakit itu sendiri. Khususnya dalam pelayanan kerja sama BPJS.

“Memang belum ada akreditasi. Tahun ini akan kita kejar akreditasinya, bulan Mei perkiraan.” sebut Direktur RSUD Abdurrahman Sayoeti, Dentuman Waskito.

Lanjutnya, hingga kini pasien yang berobat semuanya mengunakan jalur umum.  Sementara untuk SDM di rumah sakit tersebut sudah teratasi, sedangkan untuk alat-alatnya baru dipenuhi beberapa waktu lalu.

“Kalau alat-alat kan baru sampai beberapa waktu lalu. Inikan sebelumnya Puskesmas, dulu gratis. Sekarang sudah berkembang, kita belum bekerja sama dengan BPJS. Syaratnya itu akreditasi, nah itu akan kita usulkan pada tahun ini. Akreditasinya apa tergantung tim penilai nantinya,” pungkasnya.

Hal senada turut dikatakan oleh Cicilia, Kasi Pelayanan RS Abdurrahman Sayoeti. Kata dia, akreditasi ini merupakan salah satu syarat bekerja sama dengan BPJS.

“Kita sudah persiapan untuk akreditasi dasar. Lebih dari 50 persen progresnya, semuanya kita perisapkan seperti SDM, sistem pelayanan, dan lainnya. Namun hasilnya nanti tergantung dari tim penilai,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu Wakil Wali Kota Jambi, Maulana banyak memberikan catatan saat meninjau RS ABDurrahman Sayoeti. Dia mengaku belum ada progres yang begitu signifikan, terkait jumlah pasien yang berobat di sana, sejak kunjungannya tahun lalu.

“Memang ada perbaikan, namun belum sesuai dengan yang kita inginkan. Perlu memang banyak hal yang dilakukan, bermacam-macam,” jelasnya.

Lanjut Maulana, Pemkot akan menganggarkan pengembangan dalam pembangunan RSUD Abdurrahman Sayoeti. Adapun catatan yang diberikan oleh Maulana yakni. Diantaranya seperti masih minimnya pasien yang berkunjung ke sana. Maka dari itu, Maulana meminta pihak RSUD untuk dapat meningkatkan pelayanannya dengan membangun kepercayaan kepada masyarakat.

“Artinya menciptakan kepuasan terhadap pasien yang telah pulang dari sini atau selesai berobat,” timpalnya.

Hanya saja, memang Maulana tak menampik permasalahan pada intinya yakni anggaran. Ditambah lagi, RSUD Abdurrahman Sayoeti belum berkerja sama dengan BPJS. “Infonya dalam tahun ini akan akreditasi.” pungkasnya. (Ali)





BERITA BERIKUTNYA