JAMBI – Meskipun sudah seringkali ditertibkan, namun saat ini masih banyak angkutan penumpang yang mangkal di beberapa titik dalam Kota Jambi. Biasanya Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) setiap harinya mangkal di kawasan WTC Kota Jambi dan Simpang Kawat Kota.
Pemandangan tersebut terjadi dan terus saja berulang. Hal itu karena memang penertiban itu dilakukan tanpa solusi. Para pemilik angkutan tidak disediakan tempat selayaknya. Terminal type B (Sijenjang) tidak berfungsi.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, Shaleh Rido ketika dikonfirmasi mengaku, aktivitas terminal bayangan masih marak. Ada kendala yang menghadang penertiban terminal bayangan tersebut. Terminal type B Sijenjang belum difungsikan. Memang sebagian besar AKDP yang mangkal disana merupakan angkutan dari kabupaten tetangga.
Shaleh Ridho menyebutkan, terminal type B belum efektif dan belum difungsikan Pemerintah Provinsi Jambi.
“Harusnya mereka stay di terminal perbatasan kota,” kata Saleh.
Kata dia, untuk di kawasan Simpang Rimbo sudah tersedia terminal Alam Barajo, untuk di kawasan Paal 10 ada terminal truk. Memang yang di Sijenjang masih dilakukan koodinasi dengan Pemerintah Provinsi.
“Kalau yang dari Bulian ada terminal Alam Barajo, yang dari simpang paal 10 ada Terminal Truk. Memang yang belum ada di Sijenjang, terminal disana belum difungsikan. Kita masih kooordinasi dan menunggu provinsi,” imbuhnya.
Diungkapkannya, untuk penanganan jangka pendek pihaknya masih terus melakukan penertiban. Petugas Dishub setiap harinya melakukan patroli. (ali)