JAMBIONE.COM, JAMBI-Rotasi jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi ternyata tidak melibatkan sekretaris daerah provinsi Jambi alias sekdaprov HM Dianto. Rotasi dan demosi pejabat eselon II Pemprov Jambi sendiri telah dilaksanakan 25 November lalu,l. Saat itu gubernur telah melantik 3 pejabat eselon II dan III. Dilanjutkan dengan pelantikan dua pejabat yang belum dilantik karena berhalangan. Pelantikan lanjutan ini dilaksanakan oleh Sekdaprov HM Dianto Senin (09/12) siang tadi.
Rotasi jabatan tersebut, menurut sekda sudah sesuai dengan aturan Komite Aparatur Sipil Negara (KASN).
"Semua sudah dijalankan sesuai dengan prosedur. Berpedoman dengan surat KASN, sudah dilantik juga. Hari ini saya mewakili gubernur, melantik dua pejabat yang sebelumnya tertunda karena ada kegiatan dinas," katanya.
Sementara itu, terkait dengan beberapa pejabat yang tidak terima dengan hasil keputusan rotasi tersebut, ia mengatakan mereka sudah mengajukan gugatan ke KASN.
Adapun tekait dengan proses rotasi jabatan tersebut, seusai melantik Emi Nopisah dan Edi Koesmiran, Sekdaprov Jambi mengaku tidak dilibatkan dalam proses non job maupun demosi pejabat eselon II dan III.
Ia mengatakan, sejak awal rotasi jabatan, dirinya tidak pernah dilibatkan.
"Saya kalau proses mereka ini ada nonjob, ada demosi, tidak pernah dilibatkan. Saya juga sudah buat surat pernyataan, dari sejak awal saya sampaikan bahwa saya memang tidak dilibatkan dan tidak terlibat dalam penonjoban dan demosi ini," tambahnya.
Sementara itu, saat ditanya mengenai alasan, dia berdalih kemungkinan karena masa jabatannya sebagai sekda sebentar lagi akan selesai.
"Mungkin karena sudah mau pindah makanya tidak dilibatkan. Jadi sudah tidak masuk lagi dalam grup itu," ujarnya disambut riuh tawa rekan wartawan.
Sementara itu terkait dengan panggilan KSN, ia mengatakan belum mendapat surat resmi dari KSN. Namun saat ditanya kesiapan untuk memberi keterangan, dirinya mengaku siap (memberikan keterangan).(cr2)