Kawanan Gajah Serang Warga, Satu Terluka, Hari Ini BKSDA Jambi : Tembak Gajah Dengan Bius

Selasa, 30 Juli 2019 - 06:34:20 WIB - Dibaca: 2087 kali

(ist/Jambione.com)

JAMBI – Kawanan gajah liar berkeliaran di areal perkebunan warga di Batanghari. Selain merusak tanaman kelapa sawit, binatang berukuran besar itu juga menyerang para petani yang berusaha mengusirnya. Salah seorang korban adalah Eko Sopiyanto, warga Pematang Gadung, Kecamatan Mersam, Batanghari.

Eko nyaris tewas. Dia mengalami luka cukup serius akibat diserang ketika berusaha mengusir gajah liar yang masuk dan merusak tanamanan kelapa sawit di kebunnya. Untuk mengantisipasi amukan gajah liar itu, rencananya hari ini (30/7), Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) akan melalukan penembakan menggunakan bius.

            Informasi yang diperoleh menyebutkan, Eko diserang ketika bereusaha mengusir tiga gajah jantan dari lahan miliknya yang ditanami sawit. Tindakan ini dilakukan Eko, karena kawanan gajah tersebut merusak dan memakan kelapa sawit dia tanam.

            Namun, saat diusir, gajah tersebut bukannya pergi. Tapi malah balik menyerang Eko. Akibatnya Eko mengalami luka serius dan harus dilarikan ke Bukesmas  terdekat. Belum di ketahui pasti bagaimana kondisi luka yang dialami Eko akibat serangan gajah tersebut.

Koordinator Polhut BKSDA Jambi, Jefrianto mengatakan pihaknya berencana, hari ini (selasda, 30/7) ke lokasi untuk melakukan penembakan menggunakan bius. "Besok, Selasa (30/7) rencana akan melakukan penembakan. Karena tim kita terbatas," katanya.

            Saat ini timnya baru selesai melakukan pengiringan gajah di kawasan Tabir dengan metode penembakan. "Iya, di sana lebih banyak gajahnya dan ada satu tempat lagi," ujarnya.

            Dalam melakukan penembakan, BKSDA akan menggunakan dua gajah jantan dengan ukuran lebih besar dari tiga gajah liar itu. Dua gajah itu telah jinak. "Nantinya tim kita naik di gajah yang jinak dengan ukuran lebih besar yang kita datangkan dari Riau menggunakan tronton," sebutnya.

            Selain gajah jinak,  pihaknya juga mendatangkan pawang gajah untuk mengondisikan gajah liar itu. "Tidak bisa sembarangan. Kacau nanti. Setelah ditembak, gajah tersebut nantinya akan dibawa menggunakan tronton," tandasnya (isw)

 



Tags:


BERITA BERIKUTNYA